Osama Belum Mati

OSAMA BELUM “MATI”

Pemberitaan mengenai kematian Osama bin Laden yang tewas dalam sebuah operasi militer Amerika Serikat di Kota Abbotabad, 100 kilometer utara Islamabad, ibukota Pakistan menjadi headline diberbagai media, baik cetak maupun elektronik. Presiden AS Barack Obama menyatakan tewasnya pemimpin Al-Qaeda itu sebagai kemenangan dunia atas terorisme. Kematian Osama pun disambut gegap gempita oleh warga AS dan seakan AS telah tampil sebagai pemenang dalam perang melawan terorisme. Tak mau ketinggalan, para pemimpin dunia pun menyatakan kematian Osama sebagai kemenangan bagi kekuatan perdamaian dan satu langkah maju dalam memerangi terorisme.

Kabar tewasnya pucuk pimpinan  Al Qaeda sudah pasti merupakan pukulan psikologis bagi para penganut gerakan radikal, namun inspirasi gerakan ala Osama tidak akan pernah surut. Tewasnya Osama justru akan menumbuhkan motivasi balas dendam dari kelompok radikal dan makin menumbuhkan gerakan-gerakan yang se-ideologi dengan Osama dan selanjutnya Osama akan menjadi motivasi, bahkan inspirasi untuk pihak-pihak yang seideologi.

Sosok Osama menjadi sangat fenomenal karena kemampuan kaderisasi yang sangat luar biasa pesat dan juga dukungan keuangan pribadi yang juga luar biasa. Dia berhasil menggabungkan kemampuan keuangan dengan frustasi sosial serta kemuliaan perjuangan Jihad Fi Sabilillah. Kemampuan hebat inilah yang menyebabkan pengikut dan sekaligus pengagum Osama banyak bertebaran diberbagai belahan dunia..

Osama sudah telanjur menjadi simbol perlawanan bagi kelompok Islam radikal. Bagi kelompok radikal dunia, ide-ide dan gerakan Osama akan menjadi panutan. Secara struktur organisasi, Al Qaeda akan tersendat karena kehilangan pemimpin besarnya, tapi secara ideologi, ide Osama akan terus hidup. Bahkan, kemungkinan jumlah pengikut ajaran Osama makin besar pasca kematiannya. Karena itu terorisme harus didekati ke jantungnya, yakni ketidakadilan baik lokal maupun global yang berujung pada frustasi sosial yang berkepanjangan.

Namun, kematian pemimpin Al-Qaida Osama bin Laden masih mengundang kontroversi. Para pengikut dan pengagum Osama mengatakan Osama terbunuh di luar Pakistan akan tetapi jenazahnya sengaja dibawa ke Pakistan setelah dibunuh. Selain itu jalannya operasi penyergapan dan jenazah Osama juga masih dipertanyakan. Hingga saat ini, sebagian warga Pakistan masih meragukan bahwa Osama benar-benar tewas dalam serangan di Kota Abbotabad karena hingga saat ini, AS belum menghadirkan bukti jenazah pemimpin Al-Qaida Osama bin Laden.

Benar atau tidak pemberitaan tentang kematian tokoh Al-Qaida yang merupakan momok bagi warga AS ini rasanya tidak penting. Apakah satu orang ini benar-benar telah menentukan keadaan yang berlangsung di muka bumi selama ini dan bertanggungjawab atas serangkaian aksi teror selama ini? Pasti tidak, karena teroris bermunculan dari waktu ke waktu dan yang satu tewas yang lain hadir. Jadi seandainya memang Osama adalah seorang pemimpin teroris, kematiannya tak akan serta merta menjadikan bumi ini damai, karena Osama pasti sekedar istilah untuk menyederhanakan masalah saja. Jadi meskipun Osama telah tewas, namun ideologi dan ajaran perlawanannya tidak akan pernah mati.

Mas Achmad Saryanto, SH. (Staf Kantor Hukum MSA Lubis & Associates Yogyakarta).

About solusihukumindonesia

Hidup adalah masalah, namun setiap masalah pasti ada solusinya asalkan kita mau berjuang untuk mengatasinya. Yakinlah Tuhan tidak akan memberi cobaan melebihi batas kemampuan umat-Nya.

Posted on Mei 11, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: